FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN MONITORING EARLY WARNING SCORE

  • Cerly Rotua Rajagukguk Perawat RS Sint Carolus
  • Ni Luh Widani Dosen Keperawatan STIK Sint Carolus Jakarta
Keywords: Kepatuhan, EWS (Early Warning Score), Motivasi, Pengetahuan, Sikap

Abstract

Early Warning Score (EWS) merupakan suatu alat untuk mendeteksi perburukan kondisi pasien, sehingga tidak terjadi henti jantung yang tidak diprediksi sehingga meningkatnya kelangsungan hidup pasien. Penelitian bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan
dengan kepatuhan pelaksanaan monitoring EWS. Penelitian dilakukan Bulan Desember 2019 di RS X Swasta Jakarta dengan sampel 109 responden perawat diambil secara purposive sampling. Metode penelitian deskriptif korelasi, desain cross sectional. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner dan observasi pelaksanaan monitoring EWS oleh perawat melalui rekam medik. Hasil analisis didapatkan mayoritas responden melakukan monitoring sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) RS X sebanyak 58 orang (53,2%), dan berdasarkan observasi sebanyak 53 orang (48,6%). Hasil analisis uji statistik chi square didapatkan ada hubungan pelatihan EWS p-value: 0,020, pengetahuan p-value: 0,009, motivasi: p-value 0,000, dan sikap p-value: 0,000 (p-value < 0,05) dengan kepatuhan pelaksanaan monitoring EWS. Sedangkan antara usia, pendidikan dan masa kerja tidak ada hubungan dengan kepatuhan
pelaksanaan monitoring EWS (p-value > 0,05). Kesimpulan kepatuhan pelaksanaan SOP monitoring EWS dipengaruhi oleh pelatihan, pengetahuan, motivasi dan sikap. Saran semua perawat perlu diberikan pelatihan dan mengikuti pelatihan tentang monitoring EWS dan dilakukan audit rutin tentang pendokumentasian monitor EWS perawat dalam rekam medik pasien.

Published
2020-05-31
Section
Articles